Komunikasi Lebih Lancar & PASTI sampai via email ke anjingdijual@gmail.com | Fitur Baru! Sundul Iklan via E-mail, Praktis & GRATIS!
AnjingDijual.com
Buat Thread Baru Kirim Komentar
12 Dec 2012 12:25:43
#1
Avatar Nikita
Nikita
Total Post : 842

Penyebab Anjing Melukai Diri Sendiri (Menjilat, Menggaruk dan Menggigit dirinya secara berlebihan)

foto
Kebanyakan pemilik anjing pasti pernah menemukan anjingnya menggaruk, menjilat dan menggigit dirinya sendiri (self-mutilation). Umumnya asumsi orang adalah anjingnya sedang merasa gatal. Tapi kadang kebiasan menjilat, menggaruk dan menggigit secara berlebihan bisa menjadi destruktif dan membuat anjing melukai dirinya sendiri. Anjing bagaimanapun, tidak tahu kapan harus berhenti dari kebiasaannya tersebut. Karena itu jika anda menemukan hal ini terjadi pada anjing anda, pencegahan dini sangat penting untuk dilakukan sebelum menjadi hal yang serius nantinya.

foto
Penyebab anjing melakukan kebiasaan melukai dirinya sendiri umumnya berasal dari masalah medis atau kondisi psikologi anjing. Berikut beberapa alasan atau penyebab anjing suka melakukan kebiasaan menjilat, menggaruk dan menggigit dirinya sendiri secara berlebihan:

- Umumnya karena rasa gatal yang timbul akibat kutu atau alergi. Anjing bisa alergi terhadap banyak hal termasuk makanan, kutu, jamur, debu, rumput dan banyak lagi.

- "hot spots" atau "acute moist dermatitis" juga bisa menyebabkan anjing mengigit berlebihan karena rasa gatal yang ditimbulkannya. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang menjadi tambah parah jika anjing terus menggigit bagian infeksi tersebut untuk menghilangkan rasa sakitnya.

foto
infeksi kulit lainnya adalah infeksi telinga atau berbagai parasit dan tungau yang bisa menimbulkan rasa gatal. Sebagai contoh, jika anda melihat anjing anda sering menggelengkan kepala dan menggaruk telinganya, itu menunjukkan adanya indikasi infeksi telinga.

- Tidak semua kebiasaan tersebut dikarenakan oleh masalah medis. Beberapa kasus dari kebiasaan menggigit atau menjilat berlebihan juga dapat merupakan bentuk dari perilaku obsesif-compulsive disorder (OCD). Acral lick dermatitis (Lick granuloma) adalah salah satu jenis OCD dimana anjing menjilati dirinya secara berlebihan yang menyebabkan kondisi kerusakan kulit, infeksi, atau luka. Atau ada juga anjing lain yang secara kompulsif mengejar ekor mereka untuk digigit atau menjilat dan menggigit panggul mereka sampai tidak ada bulu.

foto
Perilaku OCD ini mungkin bisa berawal dari masalah medis. Misalnya, anjing yang memiliki hot spot mulai menjilati kakinya karena gatal. Tetapi meskipun hot spot sudah sembuh, ia tetap menjilati kakinya karena jilatan tersebut mungkin dapat meredakan stres atau menghilangkan rasa bosan. Mengobati perilaku gangguan OCD ini mungkin agak sulit. Dokter hewan biasanya menyarankan memakai e-collar dalam jangka pendek, meresepkan obat anti-depresan atau minta bantuan seorang behaviorist.

Cara Menghentikan kebiasaan anjing dari menggigit atau menjilati dirinya, yaitu:
  • Bermain dengan anjing anda. Karena beberapa alasan anjing menggigit dirinya sendiri bisa dikarenakan oleh kebosanan.
  • Membelikan mainan kunyah (chew toys atau rawhides) yang bisa dikunyah oleh anjing anda. Untuk anak anjing, mengunyah adalah bagian dari perkembangannya. Untuk anjing yang lebih dewasa, mainan seperti ini bisa menjadi alternatif lain selain mengunyah atau menggigit kaki mereka.
    foto
  • Mandikan anjing anda. Hal ini akan membantu menghilangkan berbagai pemicu yang dapat menyebabkan gatal atau iritasi pada anjing.
  • Meminimalkan stres pada anjing anda. Cobalah berikan aktifitas atau kegiatan pada anjing anda.Gunakan cone collar jika kebiasaan menggigit/mengunyahnya sangat sulit dihilangkan.
Tidak peduli apapun penyebabnya, jika anjing anda menjilati atau menggigit dirinya sendiri secara berlebihan maka itu berarti ada masalah. Jadi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan untuk solusinya. Merasakan gatal atau sakit tentunya tidak akan menyenangkan bagi setiap anjing.

Sumber :
petmanage.com
pet-tails.com

Last Edited : 13 Dec 2012 11:14:51

Kirim Komentar
Mohon maaf, Fasilitas "Post Reply" sedang maintenance untuk performa yg lebih baik. Please come back later.